Sharing Session RAB Tesis/Disertasi Awardee BPI UM

(BPI-UM) Jum’at (17/3), Pengurus Kelurahan Beasiswa Pendidikan Indonesia Universitas Negeri Malang (BPI UM) menyelenggarakan Sharing Session penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Acara yang dihadiri penerima BPI UM ini diselenggarakan di Ruang Seminar Lantai 3 Gedung Kuliah Bersama A19. Pemateri dalam acara ini adalah Ramli Akhmad dan Dewi Ariani, penerima BPI UM 2021.

Kardi selaku ketua panitia dalam sambutannya mengatakan RAB yang baik adalah RAB di terima. Oleh karena itu, pembuatan RAB harus sesuai dengan pedoman dan aturan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Rio Saputra, Lurah BPI UM 2.0 menjelaskan bahwa kegiatan penyusunan RAB untuk penelitian penerima BPI dilakukan sebagai bagian dari persiapan dalam melaksanakan penelitian yang telah disetujui. “RAB merupakan dokumen yang berisi perencanaan anggaran yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan penelitian sesuai dengan rencana kerja yang telah disusun” imbuh Rio.

RAB juga menjadi salah satu syarat administratif yang harus dipenuhi oleh penerima BPI untuk mendapatkan dana penelitian. RAB juga harus disusun secara rinci dan transparan, sehingga dapat dipertanggungjawabkan oleh penggunaannya. “Oleh karena itu, penyusunan RAB harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan” tegas Rio.

Kegiatan sharing session ini juga sebagai upaya mencari solusi karena tidak sedikit penerima BPI yang belum mendapatkan kucuran dana penelitian. Alasannya sederhana, banyak RAB yang dianggap oleh Puslapdik tidak rasional. Padahal, mahasiswa berhadapan dengan waktu penelitian yang berjalan.

Ramli Akhmad, sebagai salah satu pemateri dalam acara menjelaskan masalah-masalah yang dihadapi oleh penerima BPI dalam pengajuan RAB. Terkadang penerima BPI lambat dalam melakukan seminar maupun revisi seminar proposal, tidak memahami periode pengajuan, memasukkan item pada komponen yang salah, kurangnya referensi dari Puslapdik, verifikasi yang ketat dan tidak ada catatan yang detail melalui aplikasi monev. Ramli mengajukan solusi dengan mempercepat seminar proposal dan mempercepat pengajuan RAB melalui monev. Sedangkan pemateri ke 2, Dewi Ariani menyajikan praktik baik tentang penyusunan RAB. (aqb-Divisi Media Sosial dan Komunikasi BPI UM)

5 Poin Pembahasan Sharing Session RAB Tesis/Disertasi Awardee BPI UM

  1. Substansi: Hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam proses pengajuan dana penelitian
  2. Syarat: Berkas-berkas atau syarat yang dilampirkan saat pengajuan melalui akun monev
  3. Kendala: Kendala-kendala yang sering terjadi ketika pengajuan yang mengakibatkan RAB lambat cair
  4. Solusi: Beberapa saran dan solusi mengatasi kendala dan keterlambatan pencairan
  5. Best Practice: Teknis Penyusunan RAB

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top